Photobucket
Ketika Hati lelah..dan tidak tau harus bagaimana lagi..TOLONG DENGARKAN LAGUNYA

Minggu, 04 Desember 2011

Air mata

Menangis merupakan tersentuhnya hati oleh suatu peristiwa yang dialami oleh seseorang. Air mata yang keluar adalah suatu ungkapan kesedihan, kebahagiaan bahkan terkadang amarah yang tak bisa dikeluarkan. Air mata yang mengalir menjadi bukti nyata bahwa seseorang itu sedang mengalami ‘sesuatu’.

“Tak ada larangan untuk menangis, maka menangislah jika kau ingin, keluarkan semua air matamu, sepuasmu hingga kau letih.”

Kata-kata itu kudengar dari seorang sahabat saat kesedihan melandaku. Ya, dengan menangis terkadang ketenangan akan kita dapatkan, walau mungkin hanya sesaat. Seolah masalah yang memberat di kepala dan menyesakkan rongga dada perlahan meleleh.

Menangis sendirian di kamar berteman si guling yang hanya bisa diam, menangis di hadapan orang terdekat yang bisa memberikan pelukan ketenangan dan kata-kata yang melegakan atau menangis di atas sajadah mengadu pada Yang Maha Rahman akan segala problema hidup. Terserah, mau pilih yang mana. Tapi saran saya lebih baik yang terakhir. Curhat pertama kali dan menangis sebaiknya pada Yang Kuasa yang akan memberikan jalan keluar dari masalah yang melanda kita.

Wanitakah, priakah atau ‘setengah-setengah’kah anda silakan saja kalau ingin menangis. Menangis bukan hanya untuk wanita saja. Menangis itu fitrah dan memang sudah identik dengan kita. Coba ingat, dari baru menclok ke dunia ini kita juga menangis bukan? Tidak ada yang berkata, “hai, kamu bayi laki-laki, jadi tak boleh menangis, menangis hanya khusus perempuan”. Tidak ada bukan? Bahkan dokter atau bidan yang menangani proses kelahiranpun tidak akan mengatakan itu.

Jadi, menangislah jika kau ingin…

Selain melegakan perasaan, ternyata kata teman saya yang ‘orang pintar’ (baca: ahli medis) ternyata menangis juga akan mengurangi tingkat depresi seseorang, mengurasi stress, membunuh bakteri, mengeluarkan racun,dan membantu melawan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh stres seperti tekanan darah tinggi.

Bagaimana prosesnya? Jangan tanya saya, saya tidak tahu, karena saya bukan orang medis. Yang saya tahu adalah menangislah jika kau ingin…

Tetapi, jangan sedikit-sedikit menangis ya. Belajar untuk menghadapi semua persoalan hidup dengan tenang. Alangkah lebih baiknya kalau air mata yang jatuh bukan karena masalah hidup kita yang sebagian besar adalah karena dunia. Sebaiknya kita menangis karena dosa-dosa yang semakin menggunung.

0 komentar:

Posting Komentar

andri-cyber30 © 2008. Design by :andri.jgc30 Sponsored by: Tutorial87 andri.jgc30